Selamat Hari Guru Sedunia

Hari Guru Sedunia 2021

Setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari Guru Sedunia. Peringatan ini dimulai sejak 27 tahun yang lalu, tepatnya 5 Oktober 1994. Hari Guru Sedunia diprakarsai oleh salah satu organisasi dibawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yaitu UNESCO–Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan—bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), UNICEF, dan Education International (EI).

Pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa pada sektor pendidikan di seluruh dunia. Para guru di penjuru negeri mana pun menghadapi tantangan besar dalam melakukan pemulihan sistem pendidikan. UNESCO melalui laman resminya mengangkat tema “Guru di Jantung Pemulihan Pendidikan” pada peringatan Hari Guru Sedunia 2021. Tema ini diharapkan dapat memberikan dukungan kepada para guru untuk berkontribusi penuh pada proses pemulihan pendidikan terutama paskapandemi.

Guru tidak hanya sebatas profesi, tetapi juga ladang amal. Allah SWT meninggikan derajat guru di atas manusia rata-rata. Sebuah nikmat yang tidak dimiliki oleh profesi lain.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Seorang guru adalah orang yang berilmu. Di satu sisi, ilmu adalah karunia yang ia miliki. Namun, di sisi lain ilmu adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT. Oleh karenanya, sebagai guru, kita dituntut untuk menumbuhkan kesadaran dalam memperbanyak bekal amal shaleh, menjadikan orientasi mengajar tidak hanya dilakukan untuk menggugurkan kewajiban, tetapi mengubahnya menjadi proses mengolah ladang amal. Menyebarkan ilmu adalah investasi abadi. Rasulullah SAW mengabarkan bahwa ilmu yang dibagi tidak akan berkurang, bahkan bisa melimpah dengan keberkahannya. Ilmu tidak akan hilang atau habis walaupun dibagi semuanya kepada orang lain. Pahala ilmu yang dibagi justru mengalir tiada henti, meskipun pemiliknya telah meninggal dunia.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang soleh.” (HR. Muslim)

Menurut guru besar pendidikan di University of London–Sir Pency Nunn—mengatakan bahwa baik buruknya suatu pendidikan tergantung kebaikan, kebijakan, dan kecerdasan pengajar. Jiwa pengajar adalah kunci kemajuan pendidikan sekaligus kemajuan bangsa. Setiap guru apalagi seorang muslim mempunyai dua kewajiban, tidak hanya mengajar tetapi juga belajar. Orang yang tidak memiliki sesuatu, tidak mungkin bisa memberikan sesuatu. Seluas ilmu yang kita miliki sebentang itu pula manfaat ilmu yang dapat kita tebar.

Momentum Hari Guru Sedunia 2021 merupakan apreasiasi yang sebesar-besarnya terhadap para guru di seluruh dunia. Semoga langkahnya dalam belajar dan mengajarkan senantiasa diliputi kebaikan dan keberkahan dunia akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*