Semarak Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda

foto-bina-madingDalam rangka memperingati bulan bahasa dan hari Sumpah Pemuda, SDIT Bina Insani Kweden menggelar lomba mading dan puisi serta cerpen bertemakan Sumpah Pemuda.
Lomba mading ini diselenggarakan pada Jumat, 28 Oktober 2016 bertempat di Aula SDIT Bina Insani Kweden di ikuti oleh seluruh kelas. Mading dibuat oleh para siswa dengan bimbingan wali kelas masing-masing. Para juri pun dari guru dan siswa

sendiri dengan menggunakan metode poling dengan kategori mading terindah, mading menarik, dan mading terkreatif. Untuk mading terindah diraih oleh kelas 1 Umar dengan wali kelas ustadzah Eny. Hasil poling mading menarik diraih oleh kelas 3 Abdurahman dengan wali kelas ustadzah Asiyah dan mading terkreatif diraih oleh kelas 6 Bilal dengan wali kelas ustadzah Reny. Uniknya dari pemenang mading menarik ini karena pesona kincir anginnya yang dapat berputar otomatis dengan menggunakan daya dari baterai sehingga banyak disukai oleh para siswa.

Juara 1 Mading terindah
Juara 1 Mading terindah
Juara mading terkreatif
Juara mading terkreatif
Juara mading menarik
Juara mading menarik

Sedangkan untuk lomba cipta puisi dan cerpen bertema sumpah pemuda tidak diikuti oleh para siswa melainkan diikui oleh seluruh guru dan karyawan. Guru dan karyawan yang sudah mengumpulkan karyanya ini tercatat 37 orang. Meriahnya masing-masing peserta meskipun belum ada penilaian pemenang mereka sudah mendapatkan hadiah berupa voucher belanja sebesar 5ribu rupiah di koperasi. Penilaian lomba cipta karya pusisi dan cerpen dilakukan dengan poling oleh seluruh guru dan karyawan. Hasil karya puisi dan cerpen ini dipajang di halaman sekolah lalu para karyawan mengirimkan sms pilihannya ke nomor panitia yang sudah ditetapkan. Hasil polling ini akan diumumkan 1 pekan kemudian tepatnya hari Senin 7 Nopember 2016.